Dania Oktavianita Sari

Kontributor

3 bulan yang lalu


#Ads di Google # sosial media

Bagaimana Mengatur Kampanye Ads di Google dan Sosial Media

3 bulan yang lalu - By Dania Oktavianita Sari

Mengatur kampanye iklan di Google dan sosial media adalah langkah penting dalam strategi pemasaran digital. Dengan iklan yang tepat, Anda dapat menjangkau audiens yang lebih luas, meningkatkan penjualan, dan memperkenalkan merek Anda kepada lebih banyak orang. Meskipun Google Ads dan iklan di sosial media (seperti Facebook, Instagram, atau TikTok) memiliki kesamaan dalam hal tujuan, keduanya memiliki fitur dan cara pengaturan yang berbeda. Artikel ini akan membahas langkah-langkah penting untuk mengatur kampanye iklan di Google Ads dan sosial media agar Anda dapat memaksimalkan hasilnya.

1. Mengatur Kampanye Iklan di Google Ads

Google Ads adalah platform iklan yang memungkinkan Anda menampilkan iklan di hasil pencarian Google, YouTube, Gmail, dan jaringan iklan Google lainnya. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatur kampanye iklan di Google Ads:

Langkah 1: Tentukan Tujuan Kampanye

Google Ads menyediakan beberapa tujuan kampanye yang berbeda, seperti:

  • Meningkatkan penjualan
  • Menghasilkan prospek
  • Meningkatkan kunjungan ke website
  • Meningkatkan kesadaran merek

Tentukan tujuan kampanye Anda agar Google dapat membantu Anda memilih jenis kampanye yang sesuai, misalnya kampanye penelusuran (Search), kampanye display (Display), atau kampanye video (Video).

Langkah 2: Pilih Jenis Kampanye

Google Ads menawarkan beberapa jenis kampanye iklan:

  • Kampanye Pencarian (Search Campaign): Iklan muncul di hasil pencarian Google ketika pengguna mencari kata kunci yang relevan dengan produk atau layanan Anda.
  • Kampanye Display (Display Campaign): Iklan ditampilkan di situs web yang tergabung dalam jaringan display Google.
  • Kampanye Video (Video Campaign): Iklan video muncul di YouTube atau platform video lainnya.
  • Kampanye Shopping: Iklan produk yang langsung menampilkan gambar dan harga produk di hasil pencarian Google.

Langkah 3: Tentukan Anggaran dan Penawaran

Tentukan berapa banyak yang ingin Anda belanjakan setiap hari untuk kampanye iklan. Google Ads memberikan fleksibilitas dalam penentuan anggaran, dari anggaran harian hingga total anggaran kampanye. Anda juga harus memilih strategi penawaran, apakah Anda ingin fokus pada biaya per klik (CPC), biaya per 1.000 tayangan (CPM), atau biaya per konversi (CPA).

Langkah 4: Pemilihan Kata Kunci

Kata kunci adalah inti dari kampanye pencarian Google Ads. Pilih kata kunci yang relevan dengan produk atau layanan Anda. Gunakan Google Keyword Planner untuk menemukan kata kunci yang sering dicari audiens Anda dan tentukan tawaran harga untuk setiap kata kunci.

Langkah 5: Tulis Iklan Anda

Tulis teks iklan yang menarik dengan menggunakan kata kunci yang relevan. Pastikan iklan Anda menyertakan ajakan bertindak yang jelas (call-to-action), seperti "Beli Sekarang" atau "Dapatkan Diskon."

Langkah 6: Tentukan Penargetan

Setel lokasi geografis, bahasa, perangkat (mobile atau desktop), dan jadwal tayangan iklan Anda. Tentukan audiens yang ingin Anda jangkau berdasarkan demografi atau minat.

Langkah 7: Peluncuran Kampanye

Setelah semua pengaturan selesai, periksa kembali iklan dan pengaturan Anda sebelum meluncurkan kampanye. Setelah kampanye berjalan, monitor dan evaluasi kinerja iklan Anda secara rutin untuk melakukan penyesuaian jika diperlukan.

2. Mengatur Kampanye Iklan di Sosial Media

Iklan di sosial media, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan TikTok, memberi Anda kesempatan untuk menjangkau audiens berdasarkan demografi, minat, perilaku, dan lokasi geografis. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatur kampanye iklan di sosial media:

Langkah 1: Pilih Platform Sosial Media

Setiap platform sosial media memiliki audiens dan cara kerja yang berbeda. Pilih platform yang paling sesuai dengan audiens target Anda. Misalnya:

  • Facebook & Instagram: Cocok untuk bisnis B2C, memiliki alat penargetan audiens yang sangat canggih.
  • Twitter: Cocok untuk bisnis yang ingin berinteraksi langsung dengan audiens dan berbagi informasi secara real-time.
  • TikTok: Cocok untuk audiens muda dan brand yang ingin berfokus pada video kreatif dan hiburan.
  • LinkedIn: Ideal untuk bisnis B2B, networking, dan merekrut karyawan.

Langkah 2: Tentukan Tujuan Iklan

Setiap platform sosial media memiliki tujuan iklan yang berbeda. Tentukan tujuan iklan Anda, seperti:

  • Meningkatkan brand awareness
  • Meningkatkan interaksi (likes, comments, shares)
  • Menghasilkan prospek atau leads
  • Meningkatkan penjualan (direct sales)

Menentukan tujuan ini membantu Anda memilih format iklan yang tepat dan membuat kampanye lebih terfokus.

Langkah 3: Tentukan Audiens Target

Salah satu keunggulan utama iklan di sosial media adalah kemampuan untuk menargetkan audiens dengan sangat spesifik. Anda dapat menargetkan audiens berdasarkan:

  • Demografi: Usia, jenis kelamin, pendidikan, status pernikahan, dll.
  • Minat: Berdasarkan hobi, aktivitas, atau preferensi konsumsi.
  • Perilaku: Berdasarkan pembelian sebelumnya, perangkat yang digunakan, dll.

Platform seperti Facebook dan Instagram memungkinkan Anda untuk membuat audiens kustom dan audiens serupa (lookalike audience), yang membantu menemukan orang yang lebih mungkin tertarik dengan produk Anda.

Langkah 4: Tentukan Anggaran dan Penawaran

Seperti Google Ads, Anda perlu menetapkan anggaran untuk kampanye iklan di sosial media. Anda bisa memilih anggaran harian atau total kampanye, dan memilih metode penawaran, seperti biaya per klik (CPC) atau biaya per 1.000 tayangan (CPM).

Langkah 5: Pilih Format Iklan

Setiap platform menawarkan berbagai format iklan:

  • Iklan Gambar: Cocok untuk gambar statis atau carousel.
  • Iklan Video: Ideal untuk menceritakan kisah merek, produk, atau layanan secara lebih mendalam.
  • Iklan Stories: Efektif di Instagram dan Facebook untuk konten singkat dan interaktif.
  • Iklan Messenger: Iklan yang mengarah langsung ke aplikasi pesan, memudahkan interaksi langsung.

Pilih format iklan yang sesuai dengan pesan yang ingin Anda sampaikan dan audiens yang ingin Anda jangkau.

Langkah 6: Desain Iklan yang Menarik

Desain iklan yang menarik sangat penting untuk menarik perhatian audiens. Pastikan iklan Anda visualnya jelas, relevan dengan audiens target, dan memiliki call-to-action (CTA) yang kuat.

Langkah 7: Peluncuran dan Pemantauan Kampanye

Setelah iklan siap, luncurkan kampanye Anda dan pastikan untuk memantau kinerjanya secara teratur. Gunakan alat analitik yang disediakan oleh platform untuk melacak hasil iklan, termasuk klik, tayangan, konversi, dan interaksi.

Evaluasi hasil kampanye Anda dan lakukan penyesuaian jika diperlukan, seperti mengubah audiens target, anggaran, atau desain iklan untuk memaksimalkan kinerja.

3. Perbandingan Antara Google Ads dan Sosial Media Ads

AspekGoogle AdsSosial Media AdsTujuanFokus pada konversi dan pencarian produk yang relevan.Fokus pada interaksi, membangun hubungan, atau hiburan.Audiens TargetBerdasarkan kata kunci pencarian.Berdasarkan demografi, minat, dan perilaku pengguna.Jenis IklanIklan pencarian, display, video, dan shopping.Iklan gambar, video, stories, dan carousel.FormatTeks, gambar, video.Gambar, video, slideshow, dan iklan interaktif.KreativitasLebih terfokus pada teks dan penargetan kata kunci.Lebih fleksibel dengan kreativitas visual dan video.

Kesimpulan

Mengatur kampanye iklan di Google dan sosial media membutuhkan pemahaman yang baik tentang audiens Anda, tujuan kampanye, serta cara masing-masing platform bekerja. Google Ads sangat efektif untuk menjangkau orang yang sedang mencari produk atau layanan spesifik, sementara iklan di sosial media lebih efektif untuk membangun kesadaran merek, mendorong interaksi, dan menjangkau audiens berdasarkan minat dan perilaku. Dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan yang cermat, kampanye iklan di kedua platform ini dapat memberikan hasil yang maksimal.

Hubungi Kami